RagamTerkini.com,– Pemerintah Desa Mowundo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai merintis pengembangan wisata bahari sebagai aset strategis desa sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Kepala Desa Mowundo, Naniyatin, S.Pd., kepada awak media, Kamis (1/1/2026), menyampaikan bahwa potensi wisata bahari yang dimiliki desanya perlu dikelola secara terencana, partisipatif, dan berkelanjutan agar mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Naniyatin, pengembangan wisata bahari tidak hanya bertujuan memperkenalkan potensi alam Desa Mowundo kepada publik, tetapi juga membuka ruang usaha dan lapangan kerja bagi warga, khususnya melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami ingin wisata ini berkembang dan dikenal luas. Tujuan utamanya agar masyarakat bisa mendapatkan sumber penghidupan, terutama melalui kegiatan UMKM seperti kuliner dan usaha pendukung wisata lainnya,” ujar Naniyatin.
Ia menjelaskan, langkah awal pengembangan wisata bahari saat ini masih mengandalkan swadaya masyarakat, baik dalam penataan lokasi maupun menjaga kebersihan kawasan pantai. Kesadaran kolektif warga menjadi modal sosial utama dalam mewujudkan destinasi wisata yang layak dan nyaman dikunjungi.
“Kebersihan menjadi perhatian utama. Untuk sekarang, masyarakat secara mandiri bergotong royong membersihkan area pantai. Ini bentuk kepedulian bersama terhadap potensi desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Naniyatin menyampaikan harapannya agar ke depan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara dapat turut berpartisipasi dalam mendukung pengembangan wisata bahari Desa Mowundo, baik melalui pembinaan, promosi, maupun dukungan infrastruktur penunjang.
“Kami berharap ada sinergi dengan pemerintah daerah. Potensi ini sudah ada, masyarakat sudah bergerak, tinggal bagaimana dukungan kebijakan dan fasilitas agar pengembangannya lebih optimal,” tegasnya.
Meski masih dalam tahap awal, antusiasme masyarakat dan pengunjung terbilang tinggi. Pada hari pertama pembukaan dan promosi sederhana, tercatat lebih dari 200 pengunjung mendatangi lokasi wisata bahari tersebut.
Naniyatin berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, khususnya Dinas Pariwisata, dapat memberikan perhatian serius melalui pembenahan yang terencana dan berkelanjutan terhadap potensi pariwisata permandian bahari di Desa Mowundo.
Dukungan tersebut dinilai penting agar pengembangan destinasi wisata tidak berjalan sporadis, melainkan memiliki arah jelas, standar pengelolaan yang baik, serta mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa.
Capaian ini menjadi indikator awal bahwa wisata bahari Desa Mowundo memiliki daya tarik dan prospek yang menjanjikan jika dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Mowundo menargetkan pengembangan wisata bahari akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan peningkatan peran masyarakat dan penguatan UMKM lokal.
Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat kontribusi Desa Mowundo dalam pembangunan Konawe Utara berbasis potensi lokal.
Haris






