RagamTerkini.com,– Pagi ini , Senin (20/4/2026), suasana di Desa Tambakua tampak berbeda dari biasanya. Puluhan warga berkumpul dengan antusiasme tinggi, bukan untuk perayaan biasa, melainkan untuk menyambut sebuah inisiatif kemanusiaan yang baru pertama kali menyapa tanah mereka.
Hari itu menjadi catatan sejarah bagi warga Tambakua. Untuk pertama kalinya, sebuah inisiatif besar bertajuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) hadir menyentuh langsung denyut nadi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan buah dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang Kesehatan yang diinisiasi oleh PT KES SK 321 bekerja sama dengan Puskesmas Hialu. Warga tidak hanya datang untuk sekadar bertanya. Di sana, tim medis telah bersiap dengan perlengkapan lengkap.

Mulai dari skrining awal, pemeriksaan tekanan darah, hingga pengecekan kadar kolesterol, gula darah, asam urat, serta hemoglobin. Tak berhenti di situ, warga juga mendapatkan kesempatan langka untuk berkonsultasi langsung dan mendapatkan pengobatan dari dokter tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Nadya Yulita, Staff PPM Kesehatan PT KES SK 321, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Di tengah hiruk-pikuk pelayanan, ia menyampaikan bahwa ini adalah langkah awal dari komitmen panjang perusahaan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama tim eksternal sukses melaksanakan PKG. Ini adalah momen perdana kegiatan seperti ini menyentuh Desa Tambakua. Melihat antusiasme warga, kami merasa program ini memang sangat dibutuhkan,” ujar Nadya.
Gayung bersambut, Kepala Puskesmas Hialu, Muhammad Arafah, S.KM, M.KM, menilai kolaborasi ini sebagai model ideal sinergi antara sektor swasta dan pemerintah. Baginya, kehadiran PT KES SK 321 adalah napas baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah kerjanya.
“Kami sangat mengapresiasi PT KES. Hari ini semua berjalan baik. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tapi meluas ke program lain seperti sunatan massal hingga pemasangan KB,” harap Arafah penuh optimisme.
Meski secara teknis PT KES SK 321 belum memulai operasional penuh, namun “jejak kebaikan” mereka sudah mulai dirasakan. Hal ini memicu haru sekaligus kebanggaan bagi Juliadin, S.IP, Kepala Desa Tambakua. Ia memuji komitmen perusahaan yang tidak menunggu “besar” untuk mulai berbagi. “Terima kasih PT KES.
Kami berharap perusahaan bisa segera beroperasi secara penuh agar kontribusinya bagi pembangunan desa-desa lingkar tambang semakin terasa. Kami ingin mewujudkan Tambakua yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” tegas Juliadin. Seorang warga yang baru saja menyelesaikan konsultasi medisnya turut mengamini. Dengan senyum sumringah sambil memegang paket obat, ia berbisik kecil, “Semoga kegiatan ini rutin dilakukan.
Kami jadi tahu kondisi badan kami tanpa harus pusing memikirkan biaya.” Hari itu, Desa Tambakua tidak hanya menerima layanan medis. Mereka menerima sebuah janji nyata: bahwa kehadiran industri haruslah berjalan beriringan dengan kesejahteraan jiwa dan raga penduduknya.
Haris






