Polres Konut Amankan 12 Remaja Konsumsi Lem Fox, Berikan Edukasi Bahaya Kandungan Kimia

polres konut

RagamTerkini.com,– Berdasarkan laporan masyarakat melalui layanan Polri 110, Polres Konawe utara mengamankan 12 remaja—terdiri dari 8 laki-laki dan 4 perempuan—yang tengah dalam kondisi teler akibat uap kimia mematikan.

Kegiatan dipimpin langsung Pamapta II Ipda Dedy Abdullah, S.I.P bersama regu piket Polres Konawe utara, bertempat di Desa Waworate Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe utara, Minggu (05/04/26)

Pemandangan ini sungguh mengerikan: pemuda-pemudi yang seharusnya menjadi tulang punggung daerah, justru ditemukan terkapar dengan kaleng lem di tangan, menghirup aroma kematian yang merusak saraf, bahkan terdapat beberapa anak telah kecanduan akut hingga 3 tahun

Bukan sekadar kenakalan sesaat, fakta yang ditemukan di lapangan jauh lebih sadis. Beberapa dari remaja yang diamankan mengaku telah menjadi “budak” lem Fox selama 1 hingga 3 tahun. Ironisnya, mereka merasa harus mengisap zat kimia tersebut setiap hari hanya untuk bertahan hidup dalam ilusi.

BACA JUGA:  Patroli Dialogis Kiat Polres Konawe Utara Wujudkan Kamtibmas Kegiatan Masyarakat

Berikaut bahaya utama yang terkandung dalam lem fox jika disalahgunakan diantaranya : – Kerusakan saraf otak dan sistem saraf pusat – Efek halusinasi dan ketergantungan – Kerusakan organ tubuh – Gangguan pernapasan dan jantung, dan – Bahaya fisik lainnya

“Ini adalah potret kegagalan sistem pengawasan. Anak-anak kita hancur karena pengabaian dari orang tua dan lingkungan sekolah yang menutup mata!”

Pihak kepolisian Polres Konawe utara segera mengambil langkah represif dan edukatif, Koordinasi dengan pemerintah Desa dan seluruh orang tua guna memberikan pembinaan kepada para remaja untuk kembali hidup normal

BACA JUGA:  79 Bangunan Kantor Desa Sudah Mencapai 50% Rampung Di Bulan November 2024

Satuan Narkoba Polres Konut kemudian membuat berita pernyataan yang ditandatangai para orang tua dalam rangka pengawasan ketat para remaja dan pemulihan mental

Peringatan Keras bagi Orang Tua dan Sekolah, kejadian ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat Konawe Utara. Jika lingkungan keluarga tetap abai dan sekolah hanya menjadi formalitas tanpa pengawasan moral, maka bersiaplah melihat generasi Konut tumbang satu per satu akibat jeratan zat adiktif murahan yang mematikan ini.

Polres Konawe Utara menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para perusak generasi. Pilihannya hanya dua: Awasi anak anda sekarang, atau jemput mereka di balik jeruji besi!

Haris